Selasa, 14 Oktober 2014

Jaringan Komputer


JARINGAN KOMPUTER

Adalah kumpulan komputer otonom yang saling berhubungan satu dengan yang lain dengan menggunakan kabel atau nirkabel menggunakan suatu protocol komunikasi tertentu sehingga dapat saling bertukar informasi berupa data-data, program, ataupun menggunakan perangkat hardware secara bersamaan (printer)

Sejarah dan perkembangan

            Sejarah jaringan computer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan computer MODEL I di Laboratorium Bell dan Grup Riset Universitas Harvard. Pada awalnya kebutuan akan perangkat computer yang harus dipakai bersama, mendorong para ilmuan untuk mengembangkan suatu jaringan antar sesama komputer sehingga komputer dapat  mengerjakan beberapa proses secara bersama serta bertukar data secara langsung tanpa banyak membuang waktu koson. Awalnya  dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah computer dengan kaidah antrian.

            Pada tahun 1950-an dikembangkan super komputer yang berguna untuk melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal). Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Pada system TTS, beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah computer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) computer.  Pada sistem TTS ini, pertamakalinya pengaplikasian jaringan komputer yang sederhana.

           Pada tahun 1960,  Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) mengadakan riset untuk menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organic. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga  bisa saling berkomunikasi membentuk sebuah jarigana. Pada tahun 1970  sudah mulai digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini, beberapa host computer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara parallel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host computer.

            Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program surat elektronik (e-mail) yang dibuat untuk ARPANET. Tahun 1973, jaringan computer ARPANET mulai dikembangkan meluas keluar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan computer pertama yang ada di luar Amerika Serikat yang menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada tahun 1972, dua orang ahli computer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar yang menjadi cikal bakal pemikiran Internasional Network (Internet). Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

           Pada tahun 1982, dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Di Eropa muncul sebuah jaringan serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.

            Pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau Domain Name System, yang kini kita kenal dengan DNS.  Jaringan computer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat  (IRC) yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna computer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting). Pada pertengahan tahun 1990  ketika Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajahi computer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jaringan. Program inilah yang disebut Waring Wera, Wanua, atau Wirld Wide Web.

 Topologi pada jaringan komputer
 
  Topologi jaringan adalah cara menghubungkan computer yang satu dengan yang lain pada jaringan komputer  sehingga membentuk sebuah jaringan. Jaringan computer adalah sebuah system yang terdiri dari atas computer-komputer yang dipergunakan untuk saling berbagi (berkomunikasi dan dapat mengakses informasi satu sama lain). Setiap bagian dari jaringan computer dapat meminta dan memberikan layanan. Pihak yang meminta/menerima layanan disebut client. Sedangkan pihak yang memberikan/mengirim layanan diebut server.


Alat-alat dalam membangun sebuah Topologi

NIC
NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Fungsi NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC
  • Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
  • Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
  • Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer

Kabel Coaxial

Kabel coaxial adalah jenis kabel yang memiliki dua buah penghantar konduktor berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi sekat isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga atau alumunium sebagai penghantar bagian luar. Kabel coaxial atau kabel koaksial terbungkus oleh isolator elastis yang terbuat dari plastik tahan air.

Fungsi kabel coaxial adalah untuk mentransmisikan frekuensi tinggi mulai dari 300 kHz keatas, dan penggunaan kabel ini mempunyai kanal frekuensi yang sangat besar.

BNC conector

Konektor BNC (Bayonet Neill–Concelman) adalah jenis umum RF yang digunakan untuk konektor kabel coaxial. Konektor ini biasa digunakan dalam kabel coaxial untuk televisi, radio, komputer pada topologi tertentu. Konektor BNC ini juga biasanya disebut dengan konektor audio/video.



T-conector (untuk membuat cabang Kabel)

T konektor adalah alat yang digunakan untuk menyambung kabel. Secara fisik, konektor ini berbentuk seperti huruf T.

N- conector (untuk Membalikan arah arus listrik / data dalam kabel)

Konektor N (Type N) adalah konektor RF yang digunakan untuk menggabungkan kabel koaksial. Ini adalah salah satu konektor pertama yang mampu membawa sinyal frekuensi microwave , dan diciptakan pada 1940-an oleh Paul Neill dari Bell Labs , setelah siapa konektor bernama .

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) kategori 5
Kabel UTP jenis ini memiliki kecepatan transfer data hingga 100Mb/s. kabel ini memiliki 4 pasang kabel berpilin. Karena harganya yang paling murah dikelasnya, kabel ini menjadi pilihan yang paling banyak diminati.

RJ-45
RJ45 adalah konektor kabel Ethernet yang kebanyakan memiliki fungsi sebagai konektor pada topologi jaringan komputer LAN atau pada tipe jaringan yang lainnya.  Fungsi RJ 45 yaitu sebagai penghubung antara kabel UTP (Unsield Twisted Pair) menuju ke Transceiver.

 HUB atau Switch

Switch adalah perangkat jaringan komputer yang berfungsi sebagai konektor / penghubung . Switch memiliki cakupan luas jaringan yang lebih besar dari Hub , dan Switch juga memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding dengan Hub . Switch telah dikembangkan untuk dapat melakukan fungsinya dengan kecepatan diatas 100 Mbps . Bahkan ada yang hampir mendekati kecepatan 1Gbps . Switch bekerja pada Layer 2 dan Layer 3 . Switch bekerja berdasarkan alamat MAC pada NIC ( Network Interface Card ).
Hub adalah bentuk sederhana dari Switch . Hub digunakan untuk jaringan sederhana . Cara kerja Hub adalah menyalin paket data dari sumber yang terkoneksi pada suatu port dan mentransferkannya ke seluruh port yang tersambung pada Hub.

Topologi bus
Topologi bus adalah sebuah topologi yang media transmisinya menggunakan kabel tunggal atau kabel pusat  tempat yang menghubungkan client dan server. Topologi bus ini memakai kabel BNC dan di bagian kedua ujungnya harus diberi terminator
Keuntungan topologi bus:
·         Lebih Hemat kabel, karena media transmisinya hanya memakai kabel tunggal serta terpusat sehingga tidak memerlukan kabel yang banyak.
·         Mempunyai Layout kabel yang sederhana, dalam pemasangan topologi bus skema dan rancangan kabel yang dipakai sangat sederhana sehingga pemasangannya lebih mudah.
·         Mudah dikembangkan, karena dalam pengembangan jaringan komputer baik client maupun server bisa dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu komputer lain

Kerugian topologi bus:
·         Sulit mengidentifikasi kesalahan jika jaringan mengalami gangguan.
·         Lalu lintas data padat karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai transmisi.
·         Jika terdapat salah satu client yang rusak, maka jaringan tidak dapat berfungsi.
·         Sebagai penguat sinyal dibutuhkan repeater untuk jarak jauh.

Topologi ring
Pada topologi jenis ini, komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut terus hingga sinyal data diterima ditujuan.

Kelebihan :
1. Tidak menggunakan banyak kabel
2. Tingkat kerumitan pemasangan rendah
3. Mudah instalasi
4. Tidak akan terjadi tabrak data
5. Mudah dirancang

Kekurangan :
1. peka kesalahan jaringan
2. Sulit untuk dikembangkan
3. Jika salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat terganggu

Topologi Star

Pada topologi jenis star ini, setiap komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Karena menggunakan proses pengiriman dan penerimaan informasi secara langsung inilah yang menyebabkan biaya pemasangannya juga tinggi.

Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2. Perubahan stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control
4. Tingkat keamanan tinggi
5. Paling fleksibel

Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Ada kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan lambat
3. Jaringan sangat tergantung kepada terminal pusat
4. Jaingan memakan biaya tinggi
5. Jika titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan


Topologi Tree

Topologi tree ini merupakan hasil pengembangan dari topologi star dan topologi bus yang terdiri dari kumpulan topologi star dan dihubungkan dengan 1 topologi bus. Gambarannya adalah semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi pula hirarki-nya. Setiap simpul yang memiliki kedudukan tinggi dapat mengatur simpul yang memiliki kedudukan yang rendah. Data dikirim dari pusat simpul kemudian bergerak menuju simpul rendah dan menuju ke simpul yang lebih tinggi terlebih dahulu.
Topologi tree ini memiliki kelebihan dan kelemahan yang sama dengan topologi star antara lain :

Kelebihan :
1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan
2/ Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3. Mudah melakukan control

Kekurangan :
1. Menggunakan banyak kabel
2. Sering terjadi tabrakan data
3. Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga
4. Cara kerja lambat

Topologi  Mesh / Jala
Topologi Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara dimana setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi tujuannya.

Kelebihan :
1. Dinamis dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
2. Data langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
3. Data lebih cepat proses pengiriman data
4. Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer lainnya

Kekurangan :
1. Biaya untuk memasangnya sangat besar.
2. Perlu banyak kabel
3. Perlu banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2 koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak 4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
4. Proses instalasi sulit dan rumit

Topologi linear
Merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama harus dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58.

Kelebihan :
1. Sederhana jaringannya
2. Hemat kabel
3. Mudah untuk dikembangkan

Kekurangan :
1. Deteksi kesalahan sangat kecil
2. Keamanan kurang terjamin
3. Lalu lintas data tinggi
4. Kecepatan transfer tergantung kepada jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar